Sahabat,
maafkan aku telah menelantarkanmu,
maafkan aku telah byk menyusahkanmu,
maafkan aku telah mendiamimu,
maafkan aku telah menyakiti hatimu,
maafkan aku telah membohongimu,
maafkan aku telah berani memfitnahmu,
maafkan aku atas keegoisan sifatku,
maafkan aku telah byk mengorbanimu,
maafkan aku telah mencampuri urusanmu,
aku hanya mau,
kita selalu bersama,
seperti dahulu saat kita bersama membuat janji antara kita,
untuk berbagi suka dan duka,
aku tidak mau kita berpisah,
hanya karena jarak dan waktu,
ataupun pekerjaan yg mengalahkan ketulusan hati cinta antara kita. . . .
maafkan aku telah menelantarkanmu,
maafkan aku telah byk menyusahkanmu,
maafkan aku telah mendiamimu,
maafkan aku telah menyakiti hatimu,
maafkan aku telah membohongimu,
maafkan aku telah berani memfitnahmu,
maafkan aku atas keegoisan sifatku,
maafkan aku telah byk mengorbanimu,
maafkan aku telah mencampuri urusanmu,
aku hanya mau,
kita selalu bersama,
seperti dahulu saat kita bersama membuat janji antara kita,
untuk berbagi suka dan duka,
aku tidak mau kita berpisah,
hanya karena jarak dan waktu,
ataupun pekerjaan yg mengalahkan ketulusan hati cinta antara kita. . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar